Puasa Sehat Tanpa Lemas: Strategi Sahur dan Buka yang Sehat

Puasa Sehat Tanpa Lemas: Strategi Sahur dan Buka yang Sehat

Keluhan lemas, pusing, dan mengantuk saat puasa masih sering terjadi di kalangan mahasiswa dan dosen. Padahal, puasa seharusnya membuat tubuh lebih ringan dan sehat jika dijalani dengan pola makan yang tepat.
Hadits Rasulullah SAW:
“Kami adalah kaum yang tidak makan sampai lapar dan berhenti sebelum kenyang.”
(HR. Tirmidzi)
Hadits ini menjadi dasar pola makan moderat yang sangat relevan dengan prinsip kesehatan modern.

Secara medis tubuh membutuhkan energi stabil selama puasa. Kesalahan utama adalah mengonsumsi karbohidrat sederhana dan gula berlebihan saat sahur dan berbuka, sehingga gula darah naik cepat lalu turun drastis dan menyebabkan lemas.
Penelitian dalam Journal of Nutrition (2020) menyebutkan bahwa konsumsi karbohidrat kompleks dan protein saat sahur menjaga kestabilan glukosa darah dan mencegah kelelahan selama puasa.

Manfaat Puasa Jika Pola Makan Benar:
1. Energi lebih stabil
2. Berat badan terkontrol
3. Gula darah seimbang
4. Pencernaan lebih sehat
5. Konsentrasi meningkat

Strategi Sahur Sehat:
1. Karbohidrat kompleks (nasi merah, oatmeal, roti gandum)
2. Protein (telur, ikan, tahu, tempe)
3. Sayur dan buah
4. Air putih cukup

Strategi Buka Puasa Sehat:
1. Awali dengan air putih dan kurma
2. Hindari langsung makan besar
3. Batasi gorengan dan minuman manis

Puasa yang dilakukan dengan pola makan seimbang akan menjaga stamina, meningkatkan kualitas ibadah, serta produktivitas belajar dan bekerja.

dr. Aristanto Prambudi, M.Kes(MARS)., M.Kes., CHt
Dosen Fakultas Kedokteran UPN ”Veteran” Jawa Timur